Praktikum Kertas Teh Dibakar Bisa Terbang dan Penjelasan Sain

Kali ini kita akan belajar pratikum tentang kertas teh yang dibakar bisa terbang. Namun masuk ke materi praktek alangkah baiknya kita memahami dulu tentang perubahan wujud pada benda benda yang menghsilkan energi tertentu.
Praktikum Kertas Teh Dibakar Bisa Terbang dan Penjelasan Sain

Apa itu benda?

Benda adalah kata yang artinya segala sesuatu di alam, benda disebut juga materi,objek, atau barang.
Benda adalah istilah yang digunakan untuk merujuk kepada sesuatu yang dapat dilihat, disentuh, atau memiliki substansi fisik. Benda dapat berupa benda mati seperti batu, meja, atau komputer, maupun benda hidup seperti manusia, hewan, atau tumbuhan.

Benda memiliki beberapa karakteristik umum, yaitu:
  • Substansi fisik: Benda memiliki keberadaan fisik yang dapat dirasakan melalui indra manusia. Mereka memiliki bentuk, ukuran, dan massa yang dapat diamati.
  • Lokasi dan pergerakan: Benda dapat berada dalam suatu lokasi tertentu dan berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Mereka dapat bergerak sendiri atau dipindahkan oleh kekuatan eksternal.
  • Interaksi: Benda dapat berinteraksi dengan benda lain atau dengan lingkungan sekitarnya. Mereka dapat saling mempengaruhi melalui tindakan seperti dorongan, tarikan, atau benturan.
Bersumber dari buku IPA Kelas V SD/MI produksi Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional, benda mempunyai sifat sifat yang berbeda :
  • Bentuk: berupa bangun datar dan bangun ruang
  • Warna: yang menandai perbedaan dari benda satu ke benda lainnya
  • Kelenturan:merupakan sifat yang memudahkan suatu benda bisa dilengkungkan
  • Kekerasan: kemampuan benda bisa menahan suatu goresan dan tekanan
  • Bau: benda mempunyai ciri khas bau diantaranya bau amis, harum, busuk serta tidak berbau.
Suatu benda bisa berubah wujud, dari padat ke cair atau sebaliknya. Nah, perubahan wujud ini bisa merubah sifat dari suatu benda. 

Sebab-sebab perubahan wujud suatu benda

Berikut ini penyebab suatu benda bisa berubah wujud dan berubah sifat suatu benda :
  1. Pembakaran: benda padat berubah menjadi abu atau arang. Contohnya peristiwa pembakaran ialah memasak dengan kayu bakar, pembuatan api unggun serta kertas dan sampah yang dibakar
  2. Pembusukan: pembusukan merupakan proses perubahan sifat suatu benda yang meliputi bau,kekerasan, serta warnanya. Contoh: Nasi basi yang mengeluarkan bau tidak sedap serta terjadi perubahan tekstur warna nasi tersebut.
  3. Pemanasan:pemanasan ialah perubahan bentuk dari benda padat berubah menjadi benda cair dikarenakan adanya proses pelelehan oleh suatu zat. Contoh: lilin yang dipanggang dan  dipanaskan di atas kompor/tungku.
  4. Pencampuran dengan air: yaitu peristiwa mencampur bahan-bahan tertentu dengan benda cair contoh : bahan bangunan semen dicampur air yang menyebabkan menda menjadi lengket dan keras.

Praktikum Kertas Teh Dibakar Bisa Terbang dan Penjelasan Sain

Setelah mengetahui benda, sifat benda, dan perubahannya, selanjutnya kita akan pratikum untuk lebih memahami lagi sifat sfat benda yang ada di sekitar lingkungan kita.

Bahan yang dipersiapkan untuk pratikum

Bahan - Bahan Pratikum:

  • Kertas teh celup
  • Korek api
  • gelas
  • gunting

Pratikum Pertama

1. Keluarkan isi teh celup.
Praktikum Kertas Teh Dibakar Bisa Terbang dan Penjelasan Sain
Gambar 1
Siapkan beberapa kertas teh celup yang isi tehnya telah dikeuarkan, kemudian bentuk kertas teh seperti silinder dan dirikan di tas meja yang tahan terhadap api. lihat Gambar 1

2. Bakar kertas teh tersebut dengan korek api, lalu apa yang terjadi?
Praktikum Kertas Teh Dibakar Bisa Terbang dan Penjelasan Sain
Gambar 2
Praktikum Kertas Teh Dibakar Bisa Terbang dan Penjelasan Sain
Gambar 3


Setelah terbakar terjadi perubahan bentuk dan sifat benda, Kertas teh berubah menjadi abu dan terbang melayang ke udara seperti pada Gambar 4 dibawah ini.
Kertas Melayang di udara, Praktikum Kertas Teh Dibakar Bisa Terbang dan Penjelasan Sain
Gambar 4

Pratikum Kedua

Untuk lebih menyakinkan lagi, siapkan 3 kertas teh lagi dan dirikan berderet, apakah semua kertas akan terbang?
Praktikum Kertas Teh Dibakar Bisa Terbang dan Penjelasan Sain
Gambar 5
Setelah itu bakar semua kertas teh tersebut dan ternyata, hasilnya semua kertas teh terbang melang di udara seperti pada Gambar 6 dibawah ini.
Praktikum Kertas Teh Dibakar Bisa Terbang dan Penjelasan Sain
Gambar 6

Pratikum ketiga

Pada pratikum ketiga, siapkn dua kertas teh dan susun berdiri diatas meja namun salah satu kertas teh dimasukan kedalam gelas transparan. seperti pada gambar 7 dibawah ini.
Praktikum Kertas Teh Dibakar Bisa Terbang dan Penjelasan Sain
Gambar 7
Kemudian bakar kedua kertas teh tersebut secara bersamaan dan apa yang terjadi? ternyata kertas teh yang didalam gelas tidak bisa terbang, sedangkan kertas teh yang diluar gelas tetap bisa terbang. lihat Gambar 8 dibawah ini.
Praktikum Kertas Teh Dibakar Bisa Terbang dan Penjelasan Sain
Gammbar 8

Pratikum keempat

Siapkan empat kertas teh dan potong dengan berbagai ukuran, dari ukuran terpanjang sampai ukuran yang terpendek kemudian dirikan berbaris seperti pada Gambar 9
Praktikum Kertas Teh Dibakar Bisa Terbang dan Penjelasan Sain
Gamber 9
Kemudian bakar keempat kertas teh tersebut dan apa yang terjadi? ternyata kertas dengan ukuran yang lebih pendek tidak bisa terbang meyang, dan kertas yang ukuran panjang tetap bisa terbang, lihat Gambar 10
Praktikum Kertas Teh Dibakar Bisa Terbang dan Penjelasan Sain
Gambar 10

Pembahasan Praktikum Kertas Teh Dibakar Bisa Terbang dan Penjelasan secara Sain

Dari praktikum diatas ternyata banyak faktor yang menyebabkan kertas teh bisa terbang dan tidak bisa terbang, sehingga apasih penyebabnya? mari kita simak penjelasan berikut ini :
  • Dalam kondisi normal, Kertas teh memiliki kerapatan dan masa jenis udara sama didalam rongga tengah kertas dan diluar kertas.
  • Ketika dibakar, terjadi energi panas yang menyebabkan suhu meningkat, yang menyebabkan masa jenis udara di sekitar rongga kertas semakin mengecil dan juga kerapatan udarapun semakin mengecil dibandingkan yang ada disekitar kertas.
  • Masa jenis udara mengecil menyebabkan berat angin pun semakin ringan dan menyebabkan angin terbang keatas karena ringan, sedangkan udara disekitar dengan masa jenis yang lebih berat akan mengisi dan masuk kedalam rongga-rongga didalam kertas yang memiliki masa jenis yang lebih ringan.
  • Hal ini kemudian kertas teh yang telah ringan dan menjadi abu karena proses pembakaran kemudian terangkat dan terbang akibat gaya dorongan angin dari luar yang memiliki masa jenis yang lebih berat. dan proses ini terus menerus terjadi, Udara bergerak dari masa jenis berat ke masa jenis ringan, seperti air yang mengalir dari dataran tinggi ke dataran yang rendah.
  • Kemudian pada praktikum ketiga, Kertas teh tidak bisa terangkat atau terbang ketika dimasukan kedalam gelas, hal ini karena ketika pembakaran terjadi, Udara dari luar yang ingin masuk mengisi masa jenis yang lebih kecil terhalang oleh dinding gelas. walaupun bisa terangkat namun tidak bisa maksimal.
  • Kemudian bagaimana dengan Praktikum ke empat, ternyata luas benda juga mempengaruhi kertas teh untuk terbang. Ingat rumus F = P x A, dengan F adalah Gaya, P adalah tekanan dan A adalah luas. jadi semakin kecil kertas teh akan membuat gaya dorong untuk terbang semakin kecil juga.
Demikianlah, Pratikum kali ini semoga bermanfaat untuk kita semua
Jaya Kusuma
Jaya Kusuma Saya adalah Mbah Jaya, seorang penasehat ulung dan seorang penulis yang telah berpengalaman dibidangnya dari tahun 2010. Pengalaman ini saya sharingkan dalam bentuk blog. Semoga apa yang saya tulis bermanfaat untuk para pembaca di seluruh Dunia.