Pengertian Tanaman Mengkudu beserta ciri cirinya

Tanaman Mengkudu (Morinda citrifolia) adalah jenis tanaman buah-buahan yang tumbuh di daerah tropis, termasuk Indonesia. Tanaman ini biasanya tumbuh sebagai pohon kecil hingga sedang dengan ketinggian sekitar 3-8 meter. 

Tanaman mengkudu memiliki daun yang berwarna hijau gelap dan berbentuk elips, serta bunga kecil berwarna putih atau kuning yang tumbuh dalam kelompok yang padat. 

Buah mengkudu sendiri berbentuk bulat dengan ukuran kecil hingga sedang, dan memiliki kulit yang berwarna hijau ketika masih muda dan berubah menjadi kuning ketika matang. Buah ini memiliki rasa yang sangat pahit dan asam sehingga tidak umum dikonsumsi langsung sebagai buah segar, tetapi sering digunakan dalam pengobatan tradisional dan alternatif karena kandungan senyawa aktif yang diketahui memiliki efek antiinflamasi, antimikroba, dan antioksidan.

Tumpukan Buah Mengkudu Baru Panen Photo
Tumpukan Buah Mengkudu Baru Panen Photo

Selain itu, buah mengkudu juga dikenal memiliki khasiat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke, serta membantu mengatur kadar gula darah. Buah mengkudu dapat diolah menjadi berbagai produk seperti minuman, jus, atau suplemen kesehatan.

Namun, perlu diingat bahwa efek dan manfaat buah mengkudu belum sepenuhnya terbukti secara ilmiah, dan beberapa efek samping juga pernah dilaporkan terkait dengan konsumsi buah ini dalam dosis yang tinggi. Oleh karena itu, sebaiknya konsultasikan penggunaan buah mengkudu dengan dokter atau ahli kesehatan terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya secara teratur..

Sejarak Buah Mengkudu

Pohon Mengkudu bisa hidup di dataran rendah sampai ketinggian 1500 m. Untuk tinggi pohonnya bisa sampai 4–8 m lebih tergantung dari usia pohon mengkudu, mempunyai bunga dengan warna putih. Ciri khas buahnya ketika muda, Buah mengkudu berwarna hijau mengilap dilengkapi dengan benjolan yang menyelimuti kulit buah, sedangkan ketika telah matang atau sudah tua buahnya berubah warna menjadi putih dengan benjolan kehitaman di seluruh permukaan buah mengkudu.
Contoh Buah Mengkudu yang Masih Muda dan Buah Mengkudu sudah tua atau masak
Contoh Buah Mengkudu yang Masih Muda dan Buah Mengkudu sudah tua atau masak
Masyarakat Jawa, biasanya menggunakan Dedaunan mengkudu untuk membungkus nasi atau  ampas kelapa yang telah dikasih bumbu, orang menyebutnya buntil daun mengkudu. sedangkan oeang Betawi memakai daun mengkudu yang masih muda sebagai campuran Nasi Goreng, Sehingga membuat Nasi gorangnya lezat dengan sedikit rasa pahit yang ditimbulkan dari daun mengkudu muda.

Kita melihat penggunakan mengkudu didaerah lain seperti daerah istimewa Aceh, masyarakat  disana membuat rujak dengan bahan buah mengkudu. Hemm,,,bagaimana rasanya yuaah..

Sedangkan untuk daunnya juga sebagai salah satu campuran makanan khas Aceh yaitu nicah peugaga yang sangat lezat untuk makanan wajib ketika buka puasa atau Ramadhan tiba. 

Karena banyak digunakan untuk campuran makanan dan sebagai obat, bisanya masyarakat selalu menanam biah mengkudu ini di sekeliling rumah mereka, agar mudah dicari dan mudah didapatkan.

Asal Buah Mengkudu

Bersumber dari Wikipedia , Asal mula buah mengkudu asalnya dari bangsa Polinesia yang hidup lama di Kepulauan Samudra Pasifik.

Di masa tahun 100 SM, dipercaya Bangsa Polinesia asalnya dari Asia Tenggara.yang memiliki hobi berlayar dan mengembara menuju pulau pulau yang belum mereka kunjungi.

Kebiasaan mereka selalu membawa berbagai keperluan untuk mempertahankan hidup mereka di perjalanan seperti membawa tumbuh tumbuhan dan hewan, seolah olah mereka mengetahui akan menetap dipulau yang mereka tuju.

Tumbuhan yang biasa di bawa mereka diantaranya ubi jalar,pisang aneka macam, talas, sukun, tebu, dan yang ini adalah mengkudu yang masih berupa stek dan baru tunas. 

Menurut mereka, Tumbuhan mengkudu itu keramat karena bentuk buahnya yang aneh dibandingkan dengan buah lainnya.

Dan semenjak 1500 tahun yang lalu, Hawai sebagai salah satu kepulauan yang mereka tuju menamakan mengkudu dengan sebutan noni. atau magic plant yang bisa mengobati berbagai serangan penyakit di tubuh manusia.

Ciri-Umum Buah Mengkudu

1. Ciri Buah Mengkudu

Panjang buah mencapai 7 -10 cm, dengan permukaan kulit buah dipenuhi bintik atau seperti kutil
yang sebenarnya diakibatkan dari sisa bakal buah tunggalnya. 
Buah Mengkudu muda berwarna hijau, dan ketika tua berwarna putih kekuningan dan jika telah masak berwarna putih pucat
Buah Mengkudu yang dibelah
Buah Mengkudu yang dibelah
Daging buah memiliki tekstur lunak yang berasal dari susunan buah-buah batu yang berbentuk piramida. Sedangkan untuk daging buahnya berwarna putih yang mengandung banyak air dengan aroma khas yang busuk, Jika anda tidak biasa mencium aromanya maka bisa menyebabkan  muntah, karena bau tajam dari buah mengkudu.

Kenapa Buah Mengkudu baunya busuk?

Buah mengkudu memiliki aroma yang tidak sedap atau seperti bau mentega busuk diakibatkan oleh kandungan buah mengkudu diantaranya campuran asam kaproat (C6),asam kaprat (asam lemak dengan sepuluh atom karbon), serta asam kaprilat (C8) yang memiliki senyawa anti oksidan/anti biotik.

2. Ciri Daun Mengkudu

Daun buah mengkudu dengan ciri khas berhadap hadapan antar daun dengan warna hijau dan tebal mengilap. 
Danun Mengkudu photo
Danun Mengkudu photo


Sedangkan untuk kuran daun mengkudu tebal dan besar serta tunggal dengan bentuk jorong-lanset.
Daun mengkudu memiliki ukuran sekitar 15–50 × 5–17 cm dengan pinggir daun rata dan di ujungnya lancip pendek. 
Untuk pangkal daun berbentuk pasak dengan urat daun menyirip berwarna hijau mengilap dan tidak memiliki bulu. 
Untuk pangkal daun yang  pendek memiliki ukuran 0,5-2,5 cm dan bervariasi membentuk segitiga lebar.
Kandungan Daun mengkudu memiliki sumber vitamin A, yang biasanya para ibu ibu dirumah mengolahnya menjadi bahan sayuran atau olahan tambahan makanan.

3. Ciri Bunga Mengkudu

Bunga mengkudu tersusun secara majemuk bertipe bongkol bulat memiliki tangkai sepanjang 1–4 cm yang terletak di ketiak/selah selah daun mengkudu.
Untuk mahkota bunga berwarna putih dengan bentuk corong untuk ukurannya sekitar 1,5 cm. 
Bunga Mengkudu Photo
Bunga Mengkudu Photo
Sedangkan benang sari terletak di mulut mahkota dengan kepala putik yang memiliki puting berjumlah dua. Bunga mengkudu ketika mekar dari kelopak dengan membentuk seperti tandan berwarna putih serta memancarkan warna harum.

4. Ciri Pohon Mengkudu

Ciri pohon mengkudu tidak terlalu tinggi hanya sekitar 3 s/d 8 meter saja. Batang Pohon mengkudu membengkokdan berdahan kasar dan kaku serta memiliki akar tunggang yang menancap dalam ketanah. 
Pohon Mengkudu Photo
Pohon Mengkudu Photo
Untuk Kulit batang pohon mengkudu berwarna cokelat keabu-abuan bisa juga cokelat kekuning-kuningan dan tidak berbulu

Ketika kering, Batang kayu mengkudu sangat mudah dibelah sebagai bahan untuk kayu bakar.

Bebebrapa Kandungan Tanaman Mengkudu

a. Zat Anti-bakteri. 

Zat-zat aktif didalam sari buah mengkudu bisa mematikan bakteri penyebab infeksi, dianranya Protens morganii, Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, serta Escherichia coli. 

Zat antibakteri sari buah mengkudu bisa mengontrol bakteri pathogen (mematikan) diantaranya Salmonella montivideo, S . scotmuelleri, S . typhi, dan Shigella dusenteriae, S . flexnerii, S . pradysenteriae,dan Staphylococcus aureus.

b. Zat Nutrisi.

Tanaman mengkudu secara keseluruhan memiliki kekayaan Zat nutrisi yang diperlukan tubuh manusia, diantaranya protein, viamin, serta mineral penting pada buah dan daun mengkudu. 
Selenium merupakan salah satu mineral yang ada pada mengkudu sebagai antioksidan yang tinggi. Berbagai macam senyawa yang terkandung di buah dan daun mengkudu: xeronine, plant sterois,alizarin, lycine, sosium, caprylic acid, arginine, proxeronine, antra quinines, trace elemens, phenylalanine, magnesium,dan lin sebagainya.

c. Terpenoid. 

Terpenoid.dapat membantu dalam proses sintesis organik serta berfungsi sebagai pemulihan sel-sel tubuh pada manusia.

d. Scolopetin. 

Scolopetin berfungsi sebagai anti-alergi serta anti peradangan.
e. Zat antikanker. 
Xeronine dan Proxeronine merupakan salah satu alkaloid yang terkandung pada buah mengkudu yang sangat penting. 
Walaupun mengandung sedikit xeronine di buah mengkudu, akan tetapi banyak mengandung bahan pembentuk (precursor) xeronineatau dinamakan proxeronine dengan jumlah besar. 
Proxeronine sendiri ialah sejenis asam nukleat seperti koloid-koloid lainnya. Xeronine ditubuh manusia , diserap sel-sel tubuh yang bermanfaat untuk mengaktifkan protein-protein yang tidak aktif, mengatur struktur serta bentuk sel yang aktif.

Pertanyaan Seputar Tanaman Buah Mengkudu

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum yang sering diajukan seputar tanaman mengkudu dan jawabannya:

Apa yang dimaksud dengan tanaman mengkudu?
Tanaman mengkudu adalah pohon kecil atau sedang yang tumbuh di daerah tropis, termasuk Indonesia. Tanaman ini dikenal karena buahnya yang memiliki rasa yang sangat pahit dan asam.

Bagaimana cara menanam tanaman mengkudu?
Tanaman mengkudu dapat ditanam dari biji atau setek. Untuk menanam dari biji, biji perlu direndam dalam air selama 24 jam sebelum ditanam. Setelah itu, biji dapat ditanam di media tanam yang gembur dan subur. Tanaman mengkudu membutuhkan sinar matahari yang cukup dan disiram secara teratur.

Apa manfaat dari tanaman mengkudu?
Tanaman mengkudu memiliki banyak manfaat, terutama buahnya yang dapat digunakan dalam pengobatan tradisional dan alternatif. Buah mengkudu diketahui memiliki efek antiinflamasi, antimikroba, dan antioksidan. Selain itu, buah mengkudu juga dikenal memiliki khasiat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke, serta membantu mengatur kadar gula darah.

Bagaimana cara mengolah buah mengkudu?
Buah mengkudu dapat diolah menjadi berbagai produk seperti minuman, jus, atau suplemen kesehatan. Untuk mengolah buah mengkudu, buah perlu dipotong-potong dan direndam dalam air selama beberapa jam. Setelah itu, buah dapat diperas atau di-blender dan disaring untuk mendapatkan jus atau ekstraknya.

Apakah ada efek samping dari konsumsi buah mengkudu?
Meskipun buah mengkudu memiliki banyak manfaat, konsumsi dalam dosis yang tinggi dapat menyebabkan beberapa efek samping seperti diare, mual, muntah, dan sakit perut. Oleh karena itu, sebaiknya konsultasikan penggunaan buah mengkudu dengan dokter atau ahli kesehatan terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya secara teratur.

Demikianlah pembahasan tentang tanaman mengkudu. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua.

Jaya Kusuma
Jaya Kusuma Saya adalah Mbah Jaya, seorang penasehat ulung dan seorang penulis yang telah berpengalaman dibidangnya dari tahun 2010. Pengalaman ini saya sharingkan dalam bentuk blog. Semoga apa yang saya tulis bermanfaat untuk para pembaca di seluruh Dunia.