Pengertian Tanaman Durian beserta Ciri Ciri Buah, Batang, Daun dan Akar

Durian adalah buah yang populer di Asia Tenggara, terutama di negara-negara seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Singapura. Tanaman durian (Durio zibethinus) adalah jenis pohon yang menghasilkan buah durian. 

Pengertian Tanaman Durian beserta Ciri Ciri Buah, Batang, Daun dan Akar
Buah Tanaman Durian foto

Pengertian Tanaman Durian

Berikut adalah beberapa pengertian dan deskripsi mengenai tanaman durian:

  • Tanaman Durian: Tanaman durian adalah pohon tropis yang dapat tumbuh hingga mencapai ketinggian 25 hingga 50 meter. Tanaman ini memiliki mahkota yang lebat dan daun-daunnya berbentuk bulat dan berwarna hijau.
  • Buah Durian: Durian adalah buah yang dihasilkan oleh tanaman durian. Buah ini memiliki duri-duri tajam di kulitnya yang cukup unik. Durian terkenal dengan aroma yang kuat dan karakteristik rasa yang kaya. Daging buah durian berwarna kuning atau putih, lembut, dan berlemak. Durian memiliki rasa yang manis dengan sedikit keasaman, dan dianggap sebagai salah satu buah paling lezat di dunia.
  • Penanaman Durian: Tanaman durian biasanya ditanam dari biji atau melalui stek. Durian membutuhkan kondisi iklim tropis yang hangat dan lembab untuk tumbuh dengan baik. Tanaman ini membutuhkan sinar matahari yang cukup, dan biasanya ditanam di daerah dengan curah hujan yang tinggi.
  • Budidaya Durian: Budidaya durian merupakan kegiatan menanam dan mengelola tanaman durian secara komersial. Budidaya durian melibatkan pemilihan varietas yang baik, perawatan tanaman yang tepat, pengendalian hama dan penyakit, serta teknik pemangkasan yang benar. Durian biasanya membutuhkan waktu beberapa tahun untuk menghasilkan buah yang matang.
  • Nilai Ekonomi: Durian memiliki nilai ekonomi yang tinggi di beberapa negara Asia Tenggara. Buah ini sangat populer di pasar lokal maupun internasional. Durian juga digunakan dalam industri makanan, seperti pembuatan es krim, Tempoyak, manisan, kue, dan makanan lainnya. Tanaman durian dapat menjadi sumber pendapatan yang signifikan bagi petani dan pengusaha durian.

Itulah beberapa pengertian mengenai tanaman durian. Durian memiliki peran penting dalam budaya dan ekonomi di wilayah tempatnya tumbuh, dan terus menjadi buah yang populer di seluruh dunia.

Klasifikasi tanaman durian

Berikut adalah klasifikasi tanaman durian:

  • Kerajaan: Plantae (Tumbuhan)
  • Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
  • Kelas: Magnoliopsida (Dicotyledon)
  • Ordo: Malvales
  • Famili: Malvaceae
  • Genus: Durio
  • Spesies: Durio zibethinus

Durio zibethinus adalah spesies durian yang paling umum dan dikenal. Namun, ada juga beberapa spesies durian lainnya yang termasuk dalam genus Durio, seperti Durio kutejensis, Durio dulcis, Durio graveolens, dan Durio grandiflorus. Durian biasanya diklasifikasikan dalam famili Malvaceae, yang juga mencakup banyak spesies tanaman lain seperti jambu-jambuan dan kapas.

Perlu dicatat bahwa klasifikasi ini berdasarkan pada sistem klasifikasi taksonomi tradisional dan dapat mengalami perubahan seiring dengan kemajuan penelitian dan pemahaman lebih lanjut tentang taksonomi tumbuhan.

Deskripsi Ciri Ciri tanaman durian

Berikut adalah beberapa ciri-ciri tanaman durian:

Ukuran dan Bentuk Pohon Durian

Pohon Durian foto
Pohon Durian foto
Ukuran dan Bentuk Pohon: Tanaman durian dapat tumbuh menjadi pohon yang besar dengan ketinggian antara 25 hingga 50 meter. Pohon durian memiliki batang yang kuat dan tegak. Mahkota pohonnya lebat dengan cabang-cabang yang menjulang. Daun-daunnya berbentuk bulat, hijau mengkilap, dan tersusun secara spiral.

Daun Durian

Ciri Ciri Daun Durian

Daun Durian foto
Daun Durian foto
Berikut adalah beberapa ciri-ciri mengenai daun durian:
  • Ukuran dan Bentuk: Daun durian memiliki ukuran yang besar dan bentuk umumnya bulat atau lancip. Panjang daun durian bisa mencapai sekitar 10 hingga 30 cm, tergantung pada varietasnya. Daun muda durian biasanya lebih kecil daripada daun dewasa.
  • Warna: Daun durian memiliki warna hijau yang khas. Warna hijau daun dapat bervariasi dari hijau terang hingga hijau tua tergantung pada usia dan tingkat kematangan daun.
  • Struktur: Daun durian memiliki struktur yang kompleks. Daunnya berbentuk menyirip atau majemuk dengan daun-daun anak yang tersusun secara bergantian di sepanjang tangkai daun utama. Daun-daun anak ini juga bisa memiliki tangkai pendek atau hampir tidak memiliki tangkai.
  • Permukaan: Permukaan daun durian memiliki tekstur yang halus dan mengkilap. Permukaan daun biasanya terlihat sedikit mengilap ketika terkena cahaya matahari.
  • Tulang Daun: Tulang daun durian terlihat jelas dan terdiri dari beberapa urat daun yang bercabang. Tulang daun ini terletak di dalam daun dan berfungsi untuk mendistribusikan air dan nutrisi ke seluruh daun.
  • Susunan dan Letak: Daun durian tersusun secara spiral di sepanjang cabang-cabang pohon. Daun-daun durian biasanya tumbuh di ujung cabang dan tunas-tunas baru.
  • Perkembangan dan Pemangkasan: Daun durian mengalami pertumbuhan dan perkembangan seiring waktu. Pemangkasan daun yang tidak perlu dapat dilakukan untuk memastikan sirkulasi udara yang baik dan pencahayaan yang optimal di dalam mahkota pohon durian.
  • Fungsi: Daun durian berperan penting dalam proses fotosintesis, yaitu menghasilkan energi melalui penyerapan sinar matahari. Daun juga berfungsi sebagai tempat pengembangan tunas-tunas baru dan membantu mengatur penguapan air melalui stomata di permukaan daun.
Itulah beberapa ciri-ciri mengenai daun durian. Daun durian memiliki ukuran yang besar, bentuk yang khas, serta berperan penting dalam proses metabolisme dan pertumbuhan tanaman durian.

Bunga Durian

Ciri Ciri Bunga Durian

Bunga Durian foto
Bunga Durian foto
Berikut adalah beberapa ciri-ciri mengenai bunga durian:
  • Ukuran: Bunga durian memiliki ukuran yang besar dan mencolok. Diameter bunga durian dapat mencapai sekitar 10 hingga 30 cm, tergantung pada varietasnya. Bunga durian termasuk dalam kategori bunga yang cukup besar dibandingkan dengan jenis bunga lainnya.
  • Bentuk: Bunga durian memiliki bentuk bulat atau lonjong dengan kelopak-kelopak bunga yang berjumlah lima. Setiap kelopak bunga biasanya memiliki ujung yang runcing atau lancip. Bentuk bunga durian juga bervariasi antara varietas satu dengan yang lainnya.
  • Warna: Bunga durian umumnya memiliki warna putih atau kuning pucat. Warna bunga dapat berbeda-beda tergantung pada varietasnya. Terkadang, ada varietas durian dengan bunga berwarna merah muda atau ungu, namun varietas tersebut jarang ditemui.
  • Aroma: Salah satu ciri yang paling mencolok dari bunga durian adalah aroma yang kuat dan khas. Bunga durian mengeluarkan aroma yang tajam dan khas yang dapat tercium dari jarak yang cukup jauh. Aroma bunga durian menjadi daya tarik bagi serangga penyerbuk.
  • Struktur Bunga: Bunga durian memiliki struktur yang unik. Di bagian tengah bunga terdapat benang sari yang panjang dan banyak, yang merupakan alat reproduksi jantan. Di sekeliling benang sari terdapat mahkota bunga yang terdiri dari lima daun bunga yang saling melekat dan melindungi organ reproduksi betina.
  • Tempat Tumbuh: Bunga durian umumnya muncul langsung pada batang utama atau cabang-cabang pohon durian. Bunga-bunga ini tumbuh dalam kelompok atau malai yang terdiri dari beberapa bunga yang mekar bersamaan.
  • Penyerbukan: Bunga durian mengandalkan serangga penyerbuk untuk proses penyerbukannya. Aroma kuat yang dihasilkan oleh bunga durian menarik serangga seperti lebah dan kumbang untuk mengunjungi bunga dan membantu dalam penyerbukan.
Itulah beberapa ciri-ciri mengenai bunga durian. Bunga durian memiliki ukuran yang besar, aroma khas, dan struktur yang unik. Bunga ini berperan penting dalam proses pembentukan buah durian yang akan mengikuti setelahnya.

Buah Durian

Ciri ciri Buah Durian

Foto Buah Durian
Foto Buah Durian
Berikut adalah beberapa ciri-ciri mengenai buah durian:
  • Bentuk: Buah durian memiliki bentuk yang umumnya bulat atau oval. Ada juga beberapa varietas durian dengan bentuk yang lebih lonjong atau hampir persegi. Bentuk buah durian bisa bervariasi tergantung pada jenis varietasnya.
  • Ukuran: Buah durian bisa memiliki ukuran yang bervariasi. Ada durian yang berukuran kecil dengan berat hanya beberapa ratus gram, sementara ada juga durian yang bisa mencapai berat beberapa kilogram. Ukuran buah durian tergantung pada jenis varietasnya.
  • Kulit: Kulit buah durian memiliki ciri khas yang mudah dikenali. Permukaan kulitnya kasar dan dilapisi oleh duri-duri yang tajam. Duri-duri ini melindungi buah durian dan berfungsi sebagai pertahanan terhadap pemangsa. Warna kulit buah durian bisa beragam, mulai dari hijau muda, hijau kekuningan, hingga cokelat tergantung pada tingkat kematangan buah.
  • Daging Buah: Daging buah durian berwarna kuning, merah atau putih. Daging buah durian terdiri dari lobus-lobus yang terpisah oleh lapisan tipis berwarna putih atau transparan yang disebut jaringan penyekat. Daging buah durian sangat lembut dan berlemak, dengan tekstur yang khas dan kenyal. Rasanya manis dengan sedikit keasaman, dan memiliki aroma yang kuat dan khas.
  • Biji: Setiap buah durian umumnya memiliki beberapa biji. Biji durian berbentuk bulat dan berwarna cokelat tua. Biji ini terbungkus oleh daging buah yang tebal dan melekat erat pada dinding dalam kulit buah durian.
  • Aroma: Salah satu ciri paling khas dari buah durian adalah aromanya yang kuat dan khas. Buah durian mengeluarkan aroma yang unik dan tajam. Aroma durian ini bisa sangat kuat dan bisa tercium dari jarak yang cukup jauh.
  • Rasa: Rasa buah durian sangat khas dan disukai oleh banyak orang. Rasa daging buah durian umumnya manis dengan sedikit keasaman. Tiap varietas durian memiliki karakter rasa yang berbeda, ada yang lebih manis, ada yang lebih krim, dan ada juga yang lebih kuat dalam rasa dan aroma.
Itulah beberapa ciri-ciri mengenai buah durian. Buah durian memiliki bentuk yang khas, kulit yang dilapisi oleh duri-duri, daging buah yang lembut dan berlemak, serta aroma dan rasa yang unik. Durian adalah buah yang memiliki penggemar yang sangat besar karena ciri-ciri khasnya tersebut.

Akar

Ciri Ciri Akar Pohon Durian

Akar Durian foto
Akar Anakan Durian foto
Berikut adalah beberapa ciri-ciri mengenai akar pohon durian:
  • Sistem Akar: Akar pohon durian memiliki sistem akar tunggang (taproot system) yang kuat dan dalam. Akar tunggang merupakan akar utama yang tumbuh secara vertikal dari batang ke dalam tanah. Akar tunggang ini menjadi pusat pertumbuhan akar dan berfungsi untuk menopang pohon dan menyerap air serta nutrisi dari dalam tanah.
  • Cabang Akar: Selain akar tunggang, pohon durian juga memiliki cabang-cabang akar yang lebih kecil yang tumbuh dari akar utama. Cabang akar ini menjalar ke samping dan ke bawah untuk meningkatkan stabilitas pohon dan meningkatkan penyerapan air dan nutrisi dari tanah.
  • Ukuran dan Kedalaman: Akar pohon durian dapat tumbuh dengan ukuran yang bervariasi, tergantung pada kondisi lingkungan dan pertumbuhan pohon. Akar utama (akar tunggang) bisa tumbuh cukup panjang dan bisa menjangkau kedalaman yang signifikan, bisa mencapai beberapa meter ke dalam tanah.
  • Penyebaran: Akar pohon durian dapat menyebar luas di sekitar pangkal batang. Akar-akar cabang menjalar secara horizontal dalam tanah untuk menyerap lebih banyak air dan nutrisi. Akar-akar ini juga membantu dalam penyerapan air hujan dan menjaga stabilitas pohon.
  • Struktur: Akar pohon durian memiliki struktur yang kuat dan serat-serat yang kokoh. Serat-serat akar membantu dalam menopang pohon dan menjaga keseimbangan saat terkena angin atau beban lainnya. Akar durian juga memiliki akar-akar serabut halus yang menyerap air dan nutrisi dari tanah.
  • Adaptasi: Akar durian mampu beradaptasi dengan baik pada jenis tanah yang berbeda. Mereka dapat tumbuh baik dalam tanah liat, tanah berpasir, atau tanah berhumus. Akar durian juga mampu mengatasi kondisi tanah yang kurang subur dengan mencari sumber air dan nutrisi yang lebih dalam.
  • Interaksi Symbiotic: Akar durian juga berinteraksi dengan fungi mikoriza (mycorrhizal fungi) yang membentuk hubungan simbiotik dengan akar. Fungi ini membantu meningkatkan penyerapan nutrisi oleh akar dan juga membantu dalam pertumbuhan dan perkembangan pohon durian.
Itulah beberapa ciri-ciri mengenai akar pohon durian. Akar durian memiliki sistem akar tunggang yang kuat, cabang akar yang menjalar, dan mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi tanah. Akar durian berperan penting dalam menopang pohon dan menyediakan sumber air dan nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan buah dan daun durian.

Waktu Berbunga dan Berbuah 

Durian merupakan buah yang memiliki siklus berbunga dan berbuah yang khas. Waktu berbunga dan berbuah durian dapat bervariasi tergantung pada beberapa faktor, termasuk jenis varietas, iklim, dan kondisi pertumbuhan. 
Tanaman durian biasanya mulai berbunga pada usia sekitar 3-4 tahun. Bunga durian muncul pada batang utama atau cabang-cabang pohon. Buah durian membutuhkan waktu yang cukup lama untuk matang, biasanya sekitar 3-4 bulan setelah penyerbukan.

Namun, secara umum, berikut adalah informasi mengenai waktu berbunga dan berbuah durian:
  • Waktu Berbunga: Durian biasanya mulai berbunga pada awal musim hujan. Di beberapa daerah, berbunga durian dapat terjadi antara bulan November hingga Februari. Namun, ini bisa bervariasi tergantung pada lokasi dan iklim setempat. Proses berbunga durian dapat berlangsung selama beberapa minggu.
  • Proses Pembuahan: Setelah berbunga, durian membutuhkan proses penyerbukan yang dilakukan oleh serangga, seperti lebah dan kumbang. Serangga ini membantu mengangkut serbuk sari dari bunga jantan ke bunga betina untuk membuahi ovum. Setelah pembuahan terjadi, buah durian mulai berkembang.
  • Waktu Perkembangan Buah: Setelah proses pembuahan, buah durian membutuhkan waktu yang cukup lama untuk berkembang sepenuhnya. Waktu perkembangan buah durian dapat bervariasi, tetapi umumnya memakan waktu antara 3 hingga 4 bulan sejak pembuahan.
  • Waktu Panen: Durian umumnya dipanen saat buah sudah mencapai kematangan yang optimal. Waktu panen juga dapat bervariasi tergantung pada varietas dan kondisi pertumbuhan. Beberapa petani durian menggunakan indikator seperti warna kulit buah yang mulai berubah menjadi kuning atau cokelat, serta aroma yang kuat dan khas, untuk menentukan waktu panen yang tepat.
Penting untuk dicatat bahwa waktu berbunga dan berbuah durian dapat dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan varietas yang digunakan. Setiap varietas durian dapat memiliki jadwal berbunga dan berbuah yang sedikit berbeda. Jadi, jika Anda tertarik untuk menanam atau mempelajari durian di wilayah tertentu, disarankan untuk mempelajari varietas lokal dan berkonsultasi dengan petani setempat untuk informasi lebih lanjut mengenai waktu berbunga dan berbuah durian di daerah tersebut.

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan mengenai tanaman durian beserta jawabannya:

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk durian berbuah?

Durian membutuhkan waktu yang relatif lama untuk berbuah secara optimal. Umumnya, dari penanaman bibit hingga buah durian siap panen, memakan waktu sekitar 5 hingga 7 tahun. Namun, ada juga varietas durian yang dapat berbuah lebih cepat, yaitu sekitar 3 hingga 4 tahun.

Apakah durian membutuhkan perawatan khusus?

Ya, durian membutuhkan perawatan khusus untuk memastikan pertumbuhannya yang sehat dan produktif. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan durian termasuk pemangkasan, pemupukan, penyiraman yang cukup, pengendalian hama dan penyakit, serta pemeliharaan tanah yang baik.

Bagaimana cara memilih bibit durian yang baik?

Untuk memilih bibit durian yang baik, carilah bibit yang sehat dengan batang yang kuat dan bebas dari penyakit atau kerusakan. Pilih juga bibit yang memiliki sistem akar yang baik dan sudah berumur sekitar 1 hingga 2 tahun agar lebih mudah beradaptasi setelah ditanam.

Berapa kali durian berbuah dalam setahun?

Durian biasanya berbuah sekali dalam setahun. Namun, ada juga beberapa varietas durian tertentu yang dapat berbuah dua kali dalam setahun. Waktu berbuah dapat bervariasi tergantung pada varietas dan kondisi lingkungan setempat.

Apakah durian tumbuh dengan baik di semua jenis tanah?

Durian dapat tumbuh di berbagai jenis tanah, namun lebih disukai tanah yang subur, gembur, dan memiliki drainase yang baik. Tanah liat, tanah berpasir, dan tanah berhumus adalah beberapa jenis tanah yang cocok untuk pertumbuhan durian. Pastikan juga pH tanah berada dalam kisaran yang sesuai, yaitu antara 5,5 hingga 6,5.

Apakah durian memerlukan polinasi silang?

Sebagian besar varietas durian memerlukan polinasi silang, yaitu penyerbukan antara bunga jantan dan bunga betina dari pohon durian yang berbeda. Polinasi silang ini penting untuk memastikan keberhasilan pembuahan dan pembentukan buah yang berkualitas baik. Kehadiran serangga penyerbuk, seperti lebah dan kumbang, juga penting dalam proses ini.

Apa yang harus dilakukan jika tanaman durian tidak berbuah?

Jika tanaman durian tidak berbuah, beberapa faktor yang perlu diperiksa termasuk usia tanaman yang belum cukup matang, kondisi pertumbuhan yang tidak optimal, masalah polinasi, ketidakseimbangan nutrisi, atau adanya serangan hama dan penyakit. Mengkonsultasikan dengan ahli pertanian atau petani durian berpengalaman dapat membantu dalam mendiagnosis dan mengatasi masalah yang mungkin terjadi.

Berapa jarak tanaman durian?

Jarak tanam durian dapat bervariasi tergantung pada faktor-faktor seperti jenis varietas durian, kondisi pertumbuhan, dan praktik budidaya yang digunakan. Namun, umumnya, jarak tanam durian disarankan antara 8 hingga 10 meter antara pohon durian satu dengan yang lain.

Pemberian jarak yang cukup antara pohon durian sangat penting untuk memberikan ruang yang memadai bagi pertumbuhan pohon, sistem akar, dan penyerapan nutrisi yang optimal. Selain itu, jarak yang cukup juga membantu dalam sirkulasi udara yang baik, mengurangi risiko penyebaran penyakit, dan memfasilitasi akses bagi perawatan dan pemanenan buah durian.

Jaya Kusuma
Jaya Kusuma Saya adalah Mbah Jaya, seorang penasehat ulung dan seorang penulis yang telah berpengalaman dibidangnya dari tahun 2010. Pengalaman ini saya sharingkan dalam bentuk blog. Semoga apa yang saya tulis bermanfaat untuk para pembaca di seluruh Dunia.