Jagung, Pengertian dan Penjelasan Lengkap

Apa itu Jagung

 Tanaman jagung (Zea mays) adalah tanaman pangan yang penting dan banyak ditanam di seluruh dunia. Jagung merupakan salah satu sumber utama karbohidrat dalam makanan manusia dan juga digunakan sebagai pakan ternak. Tanaman ini memiliki batang yang tebal dan tinggi, daun yang panjang, dan menghasilkan tongkol yang berisi biji jagung.

Foto Tanaman Jagung
Foto Tanaman Jagung 

Berikut adalah beberapa informasi penting tentang tanaman jagung:

  1. Persyaratan Tumbuh: Jagung merupakan tanaman yang membutuhkan sinar matahari penuh dan iklim hangat. Tanah yang subur dan memiliki drainase yang baik sangat diperlukan. Jagung juga membutuhkan suhu yang cukup tinggi dan jumlah air yang cukup untuk pertumbuhan yang optimal.
  2. Penanaman: Jagung dapat ditanam dari biji langsung di lapangan atau melalui bibit. Biasanya, biji jagung ditanam dalam barisan dengan jarak tertentu antara tanaman. Tanaman jagung juga membutuhkan pemupukan yang cukup, terutama dengan nitrogen, fosfor, dan kalium.
  3. Siklus Hidup: Jagung adalah tanaman tahunan, tetapi sering ditanam dalam satu musim di banyak daerah. Tanaman ini mengalami fase perkecambahan, pertumbuhan vegetatif, pembungaan, pembuahan, dan pematangan biji. Proses ini memakan waktu sekitar 2-4 bulan tergantung pada varietas dan kondisi tumbuh.
  4. Bagian Tanaman Jagung: Tanaman jagung terdiri dari beberapa bagian utama. Batangnya disebut sebagai batang utama atau batang tangkai yang tingginya bisa mencapai 2-4 meter. Daun-daunnya berbentuk panjang dan berjejer di sepanjang batang. Tongkol jagung terbentuk dari banyak biji jagung yang disusun dalam barisan dan dilindungi oleh seludang daun yang disebut daun kelopak.
  5. Penggunaan: Jagung digunakan dalam berbagai cara. Biji jagung dapat digiling menjadi tepung jagung untuk pembuatan roti, mi, dan makanan olahan lainnya. Jagung juga bisa digunakan sebagai pakan ternak, bahan dasar biofuel (bahan bakar nabati), dan bahan baku industri.
  6. Varietas: Ada banyak varietas jagung yang berbeda yang dibudidayakan di seluruh dunia. Beberapa varietas populer meliputi jagung manis (sweet corn) yang biasa dikonsumsi sebagai sayuran, jagung keras (field corn) yang digunakan untuk pakan ternak dan industri, dan jagung berwarna (colored corn) yang memiliki biji dengan warna yang berbeda-beda.

Jagung merupakan tanaman penting dalam pertanian dan memiliki peran yang signifikan dalam industri pangan dan pakan ternak. Selain itu, jagung juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan digunakan dalam berbagai produk konsumen.

Ciri ciri Tanaman Jagung

Tanaman jagung memiliki ciri-ciri diantaranya :

  • Berakar serabut
  • Tulang daun sejajar
  • Berkeping satu atau monokotil
  • Daun sempurna
  • Jagung mempunyai bunga jantan dan bunga betina yang terpisah dalam satu tanaman.

Penjelasan Ciri ciri Tanaman Jagung

Jagung adalah sejenis makanan pengganti basi yang sangat populer di Indonesia. Jagung biasa dibududayakan oleh petani. Jenis jagung yang bayak di tanam adalah nejis jagung manis, dan jagung untuk pakan ternak.

Selain untuk bahan makanan pokok, jagung diolah untuk pakan ternak, bahan dasar tepung maizena, bahan baku untuk produk industri farmasi, serta kosmetik.

Klasifikasi Ilmiah Tanaman Jagung

  1. Kingdom : Plantae
  2. Divisi : Magnoliophyta
  3. Kelas : Liliopsida
  4. Subkelas : Commelilidae
  5. Ordo : Poales
  6. Famili : Poaceae
  7. Genus : Zea
  8. Spesies : Zea mays L.

Ciri-ciri tanaman jagung yaitu :

1. Biji Jagung Berkeping Satu atau Monokotil

Foto Biji Jagung
Foto Biji Jagung

Jagung adalah tanaman yang tidak memiliki berkayu atau berkambium, jadi bijinya berkeping satu atau yang didisebut monokotil.

2. Berakar serabut

Foto Akar Jagung
Foto Akar Jagung

Akar jagung berbentuk serabut yang artinya akar-akarnya halus panjang dan panjangnya sendiri hampir sama pada setiap akar halus tersebut.

3. Tulang daun sejajar

Foto tulang daun sejajar
Foto tulang daun sejajar

Ciri daun jagung memanjang dengan lebar sekitar 7 cm serta tulang daun sejajar. Daunnya mempunyai tulang daun yang berada di tengah daun dan berjumlah hanya satu.

4. Daun sempurna

Foto Daun Jagung
Foto Daun Jagung

Disebut Daun sempurna karena daun jagung mempunyai tangkai, pelepah serta helai daun. Itulah kenapa Daun Jagung dikategorikan sebagai daun sempurna.

5. Jagung mempunyai bunga yang terdiri dari bunga betina dan bunga jantan yang terpisah dalam satu tanaman.

Foto Bunga Jagung Jantan
Foto Bunga Jagung Jantan
Foto Bunga Jagung Betina
Foto Bunga Jagung Betina

 Letak bunga betina berada di tongkol jagung. Sedangkan bunga jantan jagung berada di ujung batang jagung atau bagian atas atau puncak pohon jagung. 

Untuk penyerbukan sendiri bergantung atau terjadi diakibatkan tiupan angin atau bisa juga dari perantara hewan yang hinggap di bunga jagung.

Morfologi Tanaman Jagung

Penginderaan morfologi tanaman jagung adalah salah satu kegiatan mengidentifikasi morfologi tanaman jagung dari ujung akar sampai ujung daun di setiap bagian-bagian pada tanaman jagung.

Tanaman jagung hidup antara 80-150 hari dalam siklusnya. 

  1. Siklus tahap pertama adalah tahap pertumbuhan vegetatif 
  2. Siklus tahap pertama adalah untuk tahap pertumbuhan generatif. 

1. Morfologi Akar

A. Pada saat tanaman masih muda

1.  Akar Seminal

Akar seminal ialah akar yang berkembang dari radikula dan embrio. Akar seminal pertumbuhannya akan melambat setelah plumula timbul ke permukaan tanah serta akar seminal pertumbuhannya akan berhenti sekitar 10 s/d18 hari setelah berkecambah

2. Akar sekunder

Akar sekunder yang terdapat pada tanaman jagung ialah percabangan dari akar primer.

3. Akar lateral

Akar lateral ialah akar yang menyebar luas ke samping, fungsinya untuk menyerap air danbeberapa unsur hara di dalam tanah.

4. Corn Root

Corn root ialah perakaran tanaman jagung berkembang dan akan menjadi akar adventif.

B. Pada saat tanaman jagung tumbuh dewasa

Pada tanaman jagung yang cukup dewasa akan muncul akar adventif dari buku-buku batang pada bagian bawah yang akan membantu menyangga tegaknya tanaman (Suprapto, 1999).

Gambar Morfologi Akar

1. Akar Seminal

Akar seminal ialah akar yang berkembang dari radikula dan embrio. Akar seminal pertumbuhannya akan melambat setelah plumula timbul ke permukaan tanah serta akar seminal pertumbuhannya akan berhenti sekitar 10 s/d18 hari setelah berkecambah.

2. Akar lateral

Akar lateral ialah akar yang menyebar luas ke samping, fungsinya untuk menyerap air danbeberapa unsur hara di dalam tanah.

3. Akar adventif

Akar adventif ialah akar yang awalnya berkembang dari buku di ujung mesokotil, lalu setelah akar adventif berkembang dari buku, maka semuanya di bawah permukaan tanah. 

Akar adventif perkembangnya di tanaman jagung dewasa akan berkembang menjadi serabut akar tebal yang berfungsi menjaga tanaman supaya tetap tegak dan mengatasi rebah batang/tumbang.

4. Akar penyangga atau kait 

Akar penyangga atau kait ialah akar adventif yang timbul di dua atau tiga buku diatas permukaan tanah yang berfungsi menjaga tanaman agar tetap tegak dan mengatasi rebah batang. Akar penyangga atau kait ini juga bisa untuk membantu penyerapan air dan unsur hara.

2. Morfologi Batang dan Daun

Batang jagung tegak dan mudah terlihat seperti sorgum dan tebu, akan tetapi tidak seperti gandum atau padi.

Batang tanaman jagung beruas-ruas yang jumlah ruasnya sekitat 10 s/d 40 ruas. Tanaman jagung tidak bercabang. Panjang batang jagung antara 60-300 cm, tergantung kesuburan dan tipe jagung. Pada batang jagung cukup kokoh tetapi tidak banyak mengandung lignin (Rukmana, 1997).

A. Morfologi 1/3 bagian batang ke bawah

Morfologi 1/3 bagian batang ke bawah
Morfologi 1/3 bagian batang ke bawah

1. Internodus atau buku

Tanaman jagung batangnya berbuku-buku yang dibatasi oleh ruas atau nodus.

2. Nodus atau ruas

Pada bagian 1/3 batang ke bawah nodusnya kelihatan jelas sebab pelepah daun telah mengelupas.

3. Daun

a. Pelepah daun

Pelepah daun di bagian 1/3 bagian batng kebawah cenderung sudah mulai megering yang mengakibatkan bagian pelepah daun mengering dan gugur, sehingga ruas dan buku batang terlihat jelas. 

b. Collar

Collar ialah sekat antara helai daun dan pelepah daun. 

c. Helai daun

Pelepah dan helai daun warnanya mulai menguning kemudian kering. 

B. Morfologi 2/3 bagian batang ke atas

Morfologi 2/3 bagian batang ke atas
Morfologi 2/3 bagian batang ke atas
1. Daun

Daun tanaman jagung terletak di setiap ruas batang dengan kedudukan yang saling berlawanan. Bertulang daun sejajar serta permukaan daun ada yang licin dan ada juga berambut.

a. Pelepah daun

Ruas batang tanaman jagung di bagian 2/3 batang ke atas terbungkus pelepah daun yang timbul dari buku.

b. Collar

Collar ialah sekat antara helai daun dan pelepah daun. 

c. Helai Daun

Helai daun bentuknya menyerupai pita memanjang dengan ujung daun meruncing. Pada helai daun ada tulang daun yang sejajar dengan ibu tulang daun. 

Permukaan helai daun ada yang berambut dan ada yang licin  (Purwono dan Hartono, 2006).

d. Sudut daun

Untuk besar sudut daun sangat di pengaruhi tipe daun dan kesuburan tanaman. Sudut daun jagung juga bermacam-macam mulai dari yang sangat kecil sampai yang sangat besar. 

Beberapa genotipe jagung mempunyai antocyanin yang berada pada helai daunnya yaitu pada pinggir daun atau tulang daun. Intensitas warna antocyanin pada pelepah daun bermacam-macam dari yang sangat lemah sampai ke yang sangat kuat.

Bentuk ujung daun jagung tidak sama diantaranya runcing, runcing agak bulat, bulat, bulat agak tumpul, dan tumpul. 

Berdasarkan letak posisi daun (sudut daun), ada dua tipe daun jagung diantaranya tegak (erect) dan menggantung (pendant). 

  • Daun erect biasanya mempunyai sudut antara kecil sampai sedang, pola helai daun bisa lurus/bengkok.
  • Daun pendant biasanya mempunyai sudut yang lebar dan pola daun bervariasi dari lurus sampai sangat bengkok. 
  • Jagung dengan tipe daun erect mempunyai kanopi kecil, jadi bisa ditanam dengan populasi yang tinggi. Kepadatan tanaman yang tinggi bisa memungkinkan memberikan hasil yang tinggi pula.

e. Tongkol jagung atau bunga betina

Tongkol jagung atau bunga betina tumbuh dari buku antara pelepah daun (ketiak daun) dan batang.

3. Morfologi Bunga

A. Morfologi Bunga Jantan

Morfologi Bunga Jantan
Morfologi Bunga Jantan

Bunga jantan tumbuh dibagian pucuk tanaman yang berupa karangan bunga yang terdiri dari :

1. Tangkai Sari

Fungsi tangkai sari  adalah untuk menopang kepala sari.

2. Kepala Sari

Kepala sari berupa kotak sari, didalamnya ada serbuk sari dengan warna kuning.

3. Glumes

Glumes berfungsi untuk melindungi organ reproduksi jantan berupa kepala sari dan tangkai sari ketika belum terjadi pemasakan bunga jantan. 

Jika bunga jantan sudah masak, maka sekam akan membuka perlahan lahan dan kepala sari akan keluar dan terdapat banyak serbuk sari yang menempel di kepala sari.

B. Morfologi Bunga Betina

Morfologi Bunga Betina
Morfologi Bunga Betina
1. Rambut jagung

Rambut jagung (silk) merupakan pemanjangan dari saluran stylar ovary yang telah matang di tongkol. Rambut jagung bisa tumbuh panjangsampai 30,5 cm atau lebih sampai keluar dari ujung kelobot. Panjang rambut jagung tergantung pada panjang kelobot dan tongkol.

2. Daun Kelobot

Daun pembungkus berfungsi untuk membungkus seluruh kernel jagung untuk melindungi organ reproduksi betina dan biji ketika mengalami pembuahan.

3. Tangkai Tongkol

Tagkai tongkol yang menghubungkan tongkol jagung dengan batang jagung fungsinya untuk menopang tongkol jagung.

4.Kernel

Kernel adalah bagian tongkol jagung yang berfungsi sebagai tempat tumbuhnya biji menjadi barisan yang rapi di satu kernel.

5. Biji

Apabila sudah terjadi penyerbukan dan pembuahan, pada bunga betina akan terbentuk biji yang menempel di kernel serta dilindungi oleh seludang pembungkus.

4. Morfologi Biji

Pada setiap tanaman jagung terdapat sebuah tongkol yang kadang-kadang terdapat dua. Biji berkeping tunggal berderet pada tongkol. Setiap tongkol terdiri dari 10 s/d 14 deret, sedang disetiap tongkol sekitar 200-400 butir (Suprapto dan Marzuki, 2005).

Pada bagian biji jagung terdapat tiga bagian utama :

1. Pericarp

Pericarp ialah berupa lapisan luar yang tipis yang berfungsi untuk mencegah embrio dari organisme pengganggu serta mencegah kehilangan air

2. Endosperm

Endosperm berfungsi sebagai cadangan makanan sedangkan Pati endosperm tersusun dari senyawa anhidroglukosa yang sebagian besar terdapat dua molekul, diantaranya amilosa dan amilopektin, dan sebagian kecil bahan antara.

3. Embrio (lembaga)

Embrio atau Lembaga berfungsi untuk miniatur tanaman yang terdiri dari plamule, akar radikal, scutelum, dan yang terakhir koleoptil

Kesimpulan

Dari pembahasan morfologi diatas dapat disimpulkan bahwa :

  • Fase Kecambah morfologi akar terdiri dari akar seminal, akar lateral, dan corn root. Sedangkan pada tanaman jagung dewasa terdiri dari seminar, akar lateral, akar adventif, dan akar penyangga.
  • Batang tanaman jagung bagian bawah secara morfologi terdiri dari nodus, internodus, pelepah daun, colla, dan helai daun. Sedangkan pada bagian atas secara morfologi terdiri dari pelepah daun, collar,  helai daun, dan bunga betina atau tongkol jagung.
  • Bunga betina secara morfologi pada tanaman jagung terdiri dari tangkai tongkol, daun kelobot, kernel, rambut jagung, dan biji (apabila telah mengalami penyerbukan dan pembuahan). Sedangkan bunga jantan yang berbentuk malai bunga yang di setiap bunga terdiri dari glumes, kepala sari, dan tangkai sari.
  • Biji jagung yang terletak pada tongkol jagung yang tersusun rapi di barisan yang setiap bijinya mempunyai morfologi terdiri dari pericarp, endosperm, dan embrio (lembaga)

Soal Uraian dan Jawaban Tentang Tanaman Jagung

Berikut ini beberapa soal uraian seputar jagung beserta jawabannya untuk ujian Biologi SMP:

Jelaskan siklus hidup jagung secara singkat.
Jawaban: Siklus hidup jagung dimulai dari biji jagung yang ditanam di tanah. Setelah biji itu berkecambah, muncul akar kecil yang menyerap air dan nutrisi dari tanah. 
Kemudian, tunas daun tumbuh dari biji tersebut dan terbentuknya tanaman jagung. 
Tanaman jagung akan tumbuh dengan membentuk batang yang kuat dan daun-daun yang besar. Selanjutnya, tumbuhnya malai atau tongkol jagung yang berisi biji jagung yang matang. Biji jagung ini kemudian dapat digunakan untuk perbanyakan atau sebagai makanan manusia dan hewan.

Jelaskan bagaimana proses penyerbukan pada tanaman jagung.
Jawaban: Penyerbukan pada tanaman jagung terjadi melalui transfer serbuk sari dari kepala sari (antara benang sari) ke kepala putik (induk putik). 
Proses ini melibatkan faktor angin atau serangga penyerbuk, terutama angin. Kepala sari yang mengandung serbuk sari akan melepaskan serbuk sari yang akan terbawa oleh angin dan jatuh pada kepala putik yang merupakan bagian bunga betina. 
Serbuk sari yang jatuh pada kepala putik akan melakukan pembuahan dan menghasilkan biji jagung.

Jelaskan peran akar pada tanaman jagung.
Jawaban: Akar pada tanaman jagung memiliki beberapa peran penting. 
  • Pertama, akar berfungsi untuk menyerap air dan nutrisi dari tanah. Air dan nutrisi ini akan digunakan oleh tanaman jagung untuk pertumbuhan dan perkembangannya. 
  • Kedua, akar jagung berfungsi untuk mengankurkan tanaman pada tanah sehingga tanaman dapat berdiri tegak dan kokoh. Akar juga berperan dalam menyerap oksigen dari pori-pori tanah untuk bernapas. Selain itu, akar juga berperan dalam menyimpan cadangan makanan dalam bentuk pati.

Jelaskan adaptasi tanaman jagung terhadap lingkungannya.
Jawaban: Tanaman jagung memiliki beberapa adaptasi terhadap lingkungan tempatnya tumbuh.
Pertama, daun jagung yang lebar dan panjang memungkinkan tanaman untuk menyerap sebanyak mungkin cahaya matahari untuk fotosintesis. 
Selain itu, daun jagung juga memiliki stomata yang tersebar di permukaan bawahnya untuk meminimalkan penguapan air. 
Akar jagung yang dalam dan panjang membantu tanaman menjangkau sumber air yang terletak lebih dalam di tanah. Selain itu, batang jagung yang kokoh mampu menopang tanaman yang tinggi. 
Jagung juga memiliki adaptasi pada serbuk sari yang ringan sehingga dapat dengan mudah tersebar melalui angin untuk penyerbukan.

Jelaskan manfaat jagung bagi manusia.
Jawaban: Jagung memiliki banyak manfaat bagi manusia. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:
  • Sumber pangan: Biji jagung dapat dimakan langsung atau diolah menjadi berbagai produk pangan seperti tepung jagung, mi jagung, atau pop corn.
  • Pakan ternak: Jagung digunakan sebagai pakan utama untuk hewan ternak seperti ayam, sapi, dan babi karena kandungan nutrisinya yang tinggi.
  • Industri: Jagung juga digunakan sebagai bahan baku dalam industri makanan, minuman, dan farmasi. Contohnya, jagung digunakan untuk pembuatan sirup jagung, minyak jagung, dan alkohol.
  • Bioenergi: Jagung juga dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif melalui produksi bioetanol dari bijinya.
  • Produk olahan: Selain itu, jagung juga diolah menjadi produk-produk seperti jagung manis beku, jagung kaleng, dan tepung jagung.
Semoga uraian di atas dapat membantu Anda dalam mempersiapkan ujian Biologi tentang jagung.

DAFTAR PUSTAKA

  • Wikipedia Idonesia
  • Purwono dan R. Hartono., 2006. Bertanam Jagung Unggul. Jakarta : Penebar Sawadaya.
  • Rukmana, R., 1997 . Bertanam Jagung. Jakarta : Penebar Swadaya
  • Suprapto dan H. A. R. Marzuki. 2005. Bertanam Jagung. Edisi Revisi. Jakarta : Penebar Swadaya.
  • Suprapto, 1999. Percobaan Pada Tanaman Jagung Berdasarkan Frekuensi Air. Fakultas Pertanian, IPB.

Jaya Kusuma
Jaya Kusuma Saya adalah Mbah Jaya, seorang penasehat ulung dan seorang penulis yang telah berpengalaman dibidangnya dari tahun 2010. Pengalaman ini saya sharingkan dalam bentuk blog. Semoga apa yang saya tulis bermanfaat untuk para pembaca di seluruh Dunia.