Bergabung bersama komunitas ForumSembilan.com

Diskusi perguruan tinggi, dosen, mahasiswa, beasiswa, seputar pendidikan dan banyak lagi. Atau anda ingin mempublikasikan kegiatan anda.
Gabung Komunitas
Masuk ke Forum
Status Haji Simbol Prestise Sosial dan Kesadaran Spritual
Ali Hanafi

Ibadah haji di tanah suci Makkah menjadi bagian dari ritual agama Islam. Menunaikan ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam dan menjadi kewajiban bagi umat Islam yang dinilai sudah mampu secara ekonomi.

Pelaksanaan ibadah haji dalam kurun waktu yang panjang saling bertali-temali dengan berbagai macam perspektif keilmuan. Haji sering dihubungkan dengan politik pada masa kolonial, karena dianggap memberi inspirasi kesadaran dan solidaritas kebangkitan umat Islam secara global. Haji juga menjadi bagian dari simbol kesuksesan dan prestise ekonomi. Pada sisi lain juga menjadi pertanda kedalaman pengalaman syariah dari ummat.

Persoalan haji ini menjadi fokus penulisan disertasi, DPK STIM Publik Makasar, Dr Ali Hanafi MSi dalam merampungkan studi program doktor di PPs UNM. Judul disertasi itu ‘’Haji dan Etos Kerja, Studi Kasus pada Komunitas Petani Sawah di Desa Mangki Kecamatan Cempa Kabupaten Pinrang.

Penulisan disertasi dibimbing Promotor, Prof Dr H Mahmud Tang MA dengan Kopromotor, Prof Dr H Abu Hamid dan Prof Dr Andi Agustang MSi. Salah satu simpulan dari disertasinya, status haji dapat dikategorikan sebagai simbol prestasi sosial, simbol kesadaran spiritual dan simbol peningkatan kualitas ibadah.

Status haji tandas mantan Ketua Panwaslu Kota Makassar ini, tidak terpisahkan dengan pengakuan dan penghormatan dari masyarakat. Sisi lain juga mempunyai beragam peran sosial yang dimainkan, bak dalam kehidupan ekonomi maupun keagamaan di tengah komunitasnya.

Status sosial haji memiliki nilai budaya tinggi, dan peran sosial haji mempunyai kontribusi yang bernilai ekonomi dan keagamaan. Dipandang perlu mereka yang berstatus haji menjadi motivator bagi komunitas atau masyarakat dalam menyikapi kehidupan ekonomi dan keagamaan yang lebih baik dan bermartabat.

Ali Hanafi lahir di Pangkajene Sidrap, 13 Desember 1956. Alumni IKIP Ujung Pandang 1981. Sejak 1983 diangkat menjadi DPK. Magister Kajian Pembangunan Ekonomi PPs Unhas 1997. Meraih doktor ilmu sosiologi ekonomi, PPs UNM 2012. Ketua Prodi Studi Manajemen STIM Publik Makassar. Direktur I ASMI Publik 1983-1997. Ketua III STIA YAPPI 2003-2007. (moh yahya mustafa)

 

Dibaca (526) • No.60, Vol.VIII, Juni 2012